Ratusan Karyawan RSUD Soeselo Terancam Diberhentikan

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SLAWI FM – Ratusan karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal yang berstatus karyawan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terancam dirumahkan. Hal itu mengingat pendapatan RSUD dengan tipe B tersebut menurun drastis imbas dari aturan rujukan BPJS berjenjang. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Munif usai melakukan pembahasan RAPBD Kabupaten Tegal tahun 2019 bersama RSUD Dr Soeselo Slawi.

Menurutnya, RSUD Dr Soeselo tidak menyanggupi target pendapatan yang ditetapkan dalam APBD Kabupaten Tegal tahun 2019 sebesar Rp 150 miliar. Pihak RSUD Soeselo hanya menyanggupi target pendapatan sekitar Rp 98 miliar. Hal itu dikarenakan aturan rujukan berjenjang yang dilakukan BPJS harus melalui rumah sakit dengan tipe D.

Imbas penurunan pendapatan tersebut RSUD Dr Soeselo berencana akan mengurangi jumlah karyawan yang berstatus tenaga BLUD. Padahal di RSUD Soeselo ada ratusan jumlah tenaga BLUD yang dibiayai dari hasil pendapatan RSUD Soeselo. Kemungkinan juga akan banyak dokter spesialis yang memilih untuk praktek di rumah sakit dengan tipe D.

Untuk mekanisme rujukan berjenjang diawali dari pemeriksaan di tingkat puskesmas atau dokter pribadi. Rujukan berjenjang yang menggunakan sistim online akan mengarahkan kepada rumah sakit dengan tipe D. Namun, pasien dapat memilih rumah sakit yang sesuai dengan keinginan di rumah sakit tipe D. Jika rumah sakit tipe D tidak dapat menangani/ maka akan kembali dirujuk ke rumah sakit dengan tipe C dan seterusnya. Pihaknya berencana akan mengundang BPJS terkait dengan aturan tersebut dan akan meminta adanya zona agar masyarakat tidak harus ke tipe D, tapi bisa langsung ke rumah sakit terdekat.

Sumber Berita : https://www.suaramerdeka.com/smcetak/suara-pantura

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

About Author

Comments are closed.

Berita menarik lainnyaclose