Persekat Butuh Anggaran Rp 1.2 Miliar

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SLAWI – Demi mengarungi Liga 3 2019, Manajemen Persatuan Sepak Bola Kabupaten Tegal (Persekat) membutuhkan dana miliaran. Pihak manajemen Persekat mencatat dana yang dibutuhkan untuk satu kompetisi Liga 3 Jawa Tengah yakni sebesar Rp 1.2 miliar.

Sekretaris Umum (Sekum) Persekat, Tatang berharap adanya bantuan dana dari Pemkab Tegal.”Itu hanya untuk satu kali kompetisi. Waktunya sekitar 4 bulan,” ujar Tatang, saat audensi dengan Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie, di ruang kerja Wakil Bupati, Senin (29/4/2019).

Dalam audiensi itu, Tatang didampingi sejumlah pengurus lainnya. Sedangkan, Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie didampingi Sekretaris Dinas (Sekdin) Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora) Kabupaten Tegal, Siti Fazilah dan Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Tegal, Fakihurrokhim.

Dalam audensi itu, Tatang menghendaki minimal, ada dana untuk persiapan menuju Liga 3 yang akan dihelat pada Juni 2019 mendatang. Menurut rincian Tatang, dana yang dibutuhkan sekitar Rp 250 juta.
Meski Asosiasi PSSI Kabupaten Tegal (Askab) sudah dialokasikan anggaran dari APBD II melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat, dia mengaku hingga kini anggaran tersebut belum mengucur ke Persekat.

Tatang berkaca pada tahun lalu, Persekat hanya mendapat anggaran sebesar Rp 55 juta per tahun.”Tahun ini sepertinya ada tambahan, tapi tidak banyak. Semoga anggaran itu secepatnya bisa cair supaya bisa digunakan untuk persiapan menuju Liga 3,” harapnya.

Sekdin Parpora Kabupaten Tegal, Siti Fazilah, mengungkapkan, anggaran untuk Askab di tahun ini sebesar Rp 125 juta. Dari jumlah tersebut, Persekat diperkirakan mendapat Rp 75 juta atau 60 persen dari dana itu.
“Anggaran bisa dicairkan pada Mei mendatang. Untuk penggunaan lapangan GOR Trisanja, kami siap memfasilitasi untuk latihan teman-teman Persekat. Tapi harus ada surat hitam di atas putih,” sambungnya.

Sementara, Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie menyatakan, untuk mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar di tahun ini, dipastikan tidak bisa. Hal itu karena APBD II sudah ditetapkan sejak akhir tahun lalu.Walau demikian, Ardie tidak tinggal diam dan akan turut mencarikan bantuan dana untuk Persekat melalui Corporate Social Responsibility (CSR). “Nanti kami fasilitasi supaya Persekat bisa mendapatkan dana.

Untuk itu, pengurus Persekat harus secepatnya membuat surat ajuan ke kami,” ucapnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

About Author

Comments are closed.

Berita menarik lainnyaclose