Kelurahan Dampyak Tegal Menginisiasi Perpustakaan Digital

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SLAWI –Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah menggagas gerai perpustakaan digital bagi warganya. Gerai perpustakaan digital tersebut diinisiasi oleh Sekretaris Lurah Dampyak, Kasnawi dan diresmikan langsung Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie.

Peresmian gerai perpustakaan digital itu juga dibarengi dengan peresmian ruang pelayanan publik di Kantor Kelurahan Dampyak, Sabtu (11/5/2019). Ardie menyambut baik dengan adanya gerai perpustakaan digital ini, mengingat kecenderungan masyarakat dalam membaca teks secara elektronik terus meningkat.

Inovasi ini, menurut Ardie, adalah langkah strategis dalam menjawab tantangan di era digital. “Sehingga kedepannya masyarakat kita menjadi paham dan mengerti apa itu digital library , e-library dan virtual library dengan katalog e-booksnya,” kata Ardie. Dengan pelayanan publik yang baik, serta diimbangi fasilitas mumpuni seperti adanya perpustakaan digital, Ardie berharap dapat menjadi inspirasi bagi kantor kelurahan atau kantor desa lainnya.

Menurut dia, hal itu juga dilakukan supaya layanan pemerintahan dapat berbenah, menggeser stigma publik akan gambaran kantor pemerintahan yang terkesan tidak rapi, tidak tertata, pelayanan pegawainya tidak ramah, serta adanya pungli.“Semoga kantor pelayanan publik dapat meningkatkan kinerja aparatur Pemerintah Kelurahan Dampyak dalam melayani warganya dengan indikasi meningkatnya kepuasan masyarakat. Dari yang saat ini 75 persen, di tahun 2024 bisa menjadi 86,2 persen,” pungkasnya.

Sementara, Sekretaris Lurah Dampyak, Kasnawi menyampaikan bahwa selama ini dirinya mengamati para pengunjung kelurahan dalam mengurus pelayanan administrasi cenderung menggunakan gadget. Padahal, menurut Kasnawi, di kantor kelurahan telah menyediakan beberapa buku, koran, maupun majalah.“Hal ini menginspirasi saya untuk bisa menghadirkan gerai perpustakaan digital, dimana penempatannya disatukan dengan ruang pelayanan publik. Agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang sedang menunggu terkait pengurusan administrasi. Selain ada gerai perpustakaan digital, kantor kami juga tersedia ruang laktasi untuk ibu menyusui,” jelas Awi.

Tak hanya mengukur tingkat kepuasan pelayanan di pemerintah desa, Awi juga telah menyiapkan tolak ukur kepuasan publik. Sehingga usai mengurus administrasi, masyarakat dapat memberikan penilaian langsung untuk pemerintah desa.“Kami telah siapkan empat kriteria, diantaranya sangat puas, puas, kurang puas dan tidak puas. Dari penilaian ini bisa menjadi bahan evaluasi kami dalam melayani masyarakat,” imbuhnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

About Author

Leave A Reply

Berita menarik lainnyaclose