Warga Terdampak Longsor Mendapatkan Bantuan Rumah Baru

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SLAWI –Warga Desa Kajen RT 04 RW 09, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal yang terdampak longsor akhirnya akan mendapatkan rumah baru di tanah relokasi setelah menunggu hampir dua bulan lamanya. Sebagian rumah warga yang ambles akibat longsor talud tersebut akan menempati tanah relokasi di belakang SD Negeri Kajen 01, Kecamatan Lebaksiu.

Secara seremonial, Bupati Tegal Umi Azizah meletakkan batu pertama untuk pembangunan lima rumah korban longsor terlebih dahulu, pada Jumat (17/5/2019). Pembangunan rumah para korban longsor ini tak terlepas dari bantuan para donatur maupun CSR yang ada di Kabupaten Tegal.“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh donatur yang telah membantu. Telah mempertahankan semangat gotong royong, semangat kepedulian, paseduluran hingga rasa empati kepada saudara di sekelilingnya,” kata Umi

Adapun donatur pembangunan rumah korban longsor itu, urai Umi, seperti dari Korpri Kabupaten Tegal Rp 50 juta, Bank Jateng Cabang Slawi Rp 47 juta, PDAM Rp 34 juta, PD BPR BKK Rp 20 juta, PD BPR TGR Rp 20 juta, PD BKK Slawi Rp 20 juta, serta Pemdes Kajen Rp 94 juta.

Bupati Umi sempat menilai, longsor yang dialami warga Dukuh Blimbing tak terlepas dari ulah manusia.Karena sebelumnya, jarak sungai antara rumah warga yang dahulunya 50 meter kini menjadi 5 meter.Sehingga, dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat lingkungan.“Karena ada beberapa oknum yang mengambil pasir dan batu tanpa memikirkan efek atau dampak keselamatan ke depannya,” katanya.

Sementara itu, Plt Camat Lebaksiu, Aminudin menyampaikan, relokasi 20 kepala keluarga (KK) korban bencana longsor ini dibagi menjadi dua tempat. Lima warga yang diprioritaskan ditempatkan tepat di belakang SD Negeri Kajen 01 Lebaksiu. Sedangkan sisanya direlokasikan di Dukuh Geger, Desa Kajen.

Dukuh Geger tersebut berjarak sekitar 3 kilometer dari Dukuh Blimbing yang terdampak longsor.“Status tanah untuk lima korban ini merupakan tanah desa. Dengan luas 500 meter persegi, sedangkan di Dukuh Geger luasnya 2.500 meter persegi,” jelas Aminudin.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

About Author

Comments are closed.

Berita menarik lainnyaclose