Izin Pendaratan Tanah di Kabupaten Tegal Berjalan Alot

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SLAWI –Izin pengurusan dan pendaratan tanah di Kabupaten Tegal berjalan alot/ sehingga dikeluhkan sejumlah masyarakat.Mereka menilai perizinan terlalu berbelit-belit karena salah satu syaratnya harus melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Tata Ruang dan Pertanahan (Perkimtaru) setempat.

Mohamad Anton (37), warga Kelurahan Kudaile, Kecamatan Slawi, merupakan salah satu warga yang sedang mengurus perizinan tersebut. Dia mengaku sudah mengurus izin pendaratan tanah selama 6 bulan. Namun, izin itu tak kunjung juga turun, karena terkendala syarat gambar. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tegal mensyaratkan harus ada gambar lokasi tanah yang dikeluarkan oleh Dinas Perkimtaru. Sementara itu, Dinas Perkimtaru menyerahkan syarat gambar ke DPMPTSP.”Mereka saling lempar. Makanya, sudah setengah tahun belum jadi-jadi izinnya. Padahal kami mau berbuat baik, tapi malah dipersulit,” kata Mohamad

Sementara itu Kepala Dinas Perkimtaru Kabupaten Tegal, Jaenal Dasmin menjelaskan, pihak Dinas sebenarnya tidak ada kepentingan dalam izin pendaratan. Izin pendaratan, kata Jaenal, berada di Bidang Pengairan yang bernaung di Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Namun, dalam aturannya diakui Dinas Perkimtaru menjadi salah satu yang ikut menandatangani izin pendaratan tersebut// Selama ini, pihaknya hanya sekedar memberikan tandatangan. “Sedangkan, urusan lainnya diserahkan ke dinas terkait lainnya,” ujar Jaenal.

Dia menambahkan, prosedur izin pendaratan seharusnya ditinjau ulang, karena Dinas Perkimtaru tidak ada kaitannya dengan izin tersebut.Izin itu seharusnya dilakukan oleh DPU melalui Bidang Pengairan yang bersentuhan langsung dengan areal persawahan.”Dengan perubahan itu, maka menyederhanakan proses perizinan pendaratan,” tegasnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

About Author

Comments are closed.

Berita menarik lainnyaclose