Tiga Pengusaha Asal Tegal Mendapatkan Modal Usaha Rp 15 Juta dari Kemenpora

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SLAWI –Tiga pemuda asal Kabupaten Tegal akan mendapatkan modal masing-masing sebesar Rp 15 Juta dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Hal tersebut diungkapkan Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI, Faisal Abdullah dalam acara Prakualifikasi Teknoprener Muda Pemula 2019 di Hotel Primebiz Kota Tegal, Kamis (4/7/2019).

Acara yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tegal itu mengundang sebanyak 30 Wirausaha Pemuda. Para peserta yang ikut dalam acara prakualifikasi itu dipilih langsung oleh Tim Wirausaha Pemuda (WP), bentukan dari Bappeda Kabupaten Tegal.

Dari 30 wirausaha itu, pihak Kemenpora akan memilih delapan (8) pemuda dengan jenis inovasi bisnis terbaik.”Dari delapan itu, akan dipilih tiga terbaik untuk diberikan dana usaha sebesar Rp 15 juta. Sedangkan lima lainnya diberi bantuan dana masing-masing sebesar Rp 10 juta,” kata Faisal.

Menurut Faisal, jenis-jenis bisnis yang dipamerkan para wirausaha Kabupaten Tegal memiliki potensi daya jual sangat besar. Meski demikian, dia menyebut para wirausaha pemuda yang ada dalam acara tersebut perlu pengalaman dan pelatihan lebih. Hal itu dilakukan supaya produk-produk mereka bisa dipasarkan secara luas bahkan menasional. “Bukan berarti mereka gagal. Mereka masih pemula dalam kegiatan ekonomi kreatif. Jika dilihat dari keragaman, mereka sudah bagus. Hanya saja, segi marketingnya saja yang perlu dibenahi dan dipelajari lagi,” papar Faisal.

Setelah acara ini, para pemuda yang mendapatkan modal usaha akan dibina secara berkala. Selain dibina, mereka pun akan dibantu Pemda setempat untuk memasarkan produknya.”Karena di Pemkab Tegal sudah ada kebijakannya, terlebih ada anggarannya juga. Jadi, program kementrian dengan Pemda akan sejalan,” cetusnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

About Author

Comments are closed.

Berita menarik lainnyaclose