Lima Desa di Kecamatan Warureja Tegal Masih Krisis Air Bersih

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SLAWI –Warga dari sejumlah desa di wilayah Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal masih membutuhkan air bersih. Hal tersebut dipengaruhi karena dampak musim kemarau yang terus berlangsung sehingga kebutuhan air bersih kian meningkat.

Camat Warureja, Pambudiono menuturkan, setidaknya ada lima desa yang masih krisis air bersih di wilayahnya. Namun, Pambudiono mengungkapkan, berdasarkan data PMI Kabupaten Tegal, air bersih yang sudah didroping jumlahnya ada enam desa. “Desa Kreman, Sukareja, Banjaragung, Rangimulya, Banjarturi, dan Kedungkelor. Itu enam yang sudah dapat bantuan.””Namun ternyata masih ada lima desa yang tetap krisis,” kata Pambudiono).

Sejauh ini, penerima manfaat di Desa Kreman ada sebanyak 456 KK atau 1.742 Jiwa dengan total air bersih empat tangki (20 ribu liter). Kemudian, penerima manfaat di Desa Sukareja ada 105 KK atau 575 Jiwa dengan total air bersih satu tangki (5 ribu liter). Lalu, Desa Banjaragung ada 591 KK atau 1.771 Jiwa dengan total air bersih empat tangki (20 ribu liter).

Desa Rangimulya ada 400 KK atau 1.138 Jiwa dengan total air bersih tiga tangki (15 ribu liter) dan Desa Banjarturi ada 288 KK atau 1.227 Jiwa dengan total air bersih tiga tangki (15 ribu liter). Sedangkan Desa Kedungkelor terdapat 453 KK atau 1.381 Jiwa penerima manfaat dengan total air bersih empat tangki (20 ribu liter).”Meskipun beberapa desa sudah mendapat droping air bersih. Tetapi lima desa masih kelurangan yaitu Desa Kreman, Rangimulya, Demangharjo, Kedungkelor dan Sigentong,” ungkapnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

About Author

Comments are closed.

Berita menarik lainnyaclose