63 Pasangan Ajukan Dispensasi Nikah Muda di PA Slawi Tegal

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SLAWI – Sekitar 63 pasangan remaja atau anak baru gede (ABG) mengajukan dispensasi nikah ke Pengadilan Agama (PA) Slawi Kabupaten Tegal. Dispensasi nikah dilakukan bagi pasangan yang dikategorikan masih di bawah umur. Faktor hamil di luar nikah akibat pergaulan bebas menjadi pemicu para remaja itu harus melangsungkan pernikahan dini atau pernikahan di bawah umur.

Jumlah ini tercatat oleh PA Slawi Kabupaten Tegal sejak Januari hingga September 2019. Mereka yang mengajukan dispensasi nikah diperuntukan bagi anak lelaki usia 17-18 tahun (di bawah usia 19 tahun). Sedangkan yang wanita, berusia antara 14-15 tahun (di bawah usia 16 tahun).

Humas PA Slawi Kabupaten Tegal, Sobirin menuturkan, untuk bisa melangsungkan pernikahan di bawah umur harus ada dispensasi dari PA terlebih dahulu.”Apabila tidak ada izin dari PA, pihak PPN atau KUA tidak dapat menikahkan calon mempelai yang belum cukup umur untuk menikah,” jelas Sobirin.

Dia menyebut, munculnya permohonan dispensasi nikah karena beragam alasan. Selain hamil di luar nikah dan pasangan masih di bawah umur, Sobirin juga mengungkapkan dispensasi bisa datang dari orangtua yang merasa khawatir. Biasanya, kata dia, orangtua merasa khawatir apabila melihat pergaulan anaknya dengan teman lawan jenisnya sudah sangat akrab.”Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Akhirnya, orangtua kedua belah pihak sepakat menikahkan anaknya tersebut yang belum cukup umur untuk nikah,” sambung Sobirin.

Dia melanjutkan, PA Slawi Kabupaten Tegal mengabulkan permintaan dispensasi nikah demi kemaslahatan warga. Mengingat, ujar dia, kondisi anak wanita sudah terlanjur hamil dan calon suaminya mau tak mau harus bertanggungjawab.”Kami mengabulkan dispensasi nikah, demi kemaslahatan daripada status hubungan mereka tidak jelas.” “Status anak dalam kandungannya juga tidak jelas nantinya,” ucapanya

Menurutnya, langkah dispensasi nikah berdasarkan pada UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.Dalam UU itu, dibahas perihal batas minimal wanita diperbolehkan menikah adalah pada usia 16 tahun.Sedangkan laki laki pada usia 19 tahun. Dia berharap, fenomena tersebut bisa menjadi perhatian semua pihak berwenang.”Perlu ada tindakan pencegahan dari semua pihak, mulai keluarga, pemerintah daerah, dan lainnya yang terkait.”

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

About Author

Comments are closed.

Berita menarik lainnyaclose