Layanan Uji KIR Dishub Kabupaten Tegal Dibuka Kembali

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SLAWI –UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor atau KIR di areal sarana terpadu Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tegal akhirnya kembali dibuka, Senin (18/11/2019) kemarin. Alhasil, antrean kendaraan bermotor roda empat atau lebih di areal sarana terpadu Dishub Kabupaten Tegal mengular panjang. Layanan uji KIR bagi angkutan umum maupun kendaraan bermotor di Kabupaten Tegal ditutup sejak awal Oktober 2019 lalu.

Kepala Dishub Kabupaten Tegal, Abdul Ghoni mengaku, dibukanya layanan Uji KIR pada Senin (18/11/2019) ini langsung diserbu pemohon.”Meski baru dibuka, waktu layanan kita tetap seperti sebelumnya. Yakni dibuka dari pukul 08.00 WIB sampai 14.30 WIB. Sesuai jam kerja,” jelas Ghoni.

Dia menjelaskan, penutupan sementara layanan Uji KIR di Kabupaten Tegal karena adanya penyempurnaan tempat layanan meliputi, pemasangan komponen baru berupa spedometer tester dan akses keluar masuk bagi kendaraan. Praktis, kata Ghoni, layanan uji kendaraan sejak Oktober 2019 lalu hingga Jumat (15/11/2019) kemarin dihentikan. Kemudian, para pemohon uji kendaraan dari Kabupaten Tegal diarahkan melakukan pengurusan di Kota Tegal selama berhentinya layanan.

Selama layanan Uji KIR dipindah ke Kota Tegal, pihaknya hanya bisa melayani pengadaan stiker, buku uji, dan plat uji.”Beberapa waktu lalu, untuk uji kendaraan, kami arahkan ke Kota Tegal dulu. Ini memang berdampak sehingga retribusi uji kendaraan bermotornya masuk ke PAD Kota Tegal. Bukan ke kami,” terang Ghoni.

Dia menjelaskan, masih punya waktu sekitar satu bulan setengah lagi untuk mengejar target PAD yang dibebankan melalui sektor uji kendaraan bermotor. Dia mengaku, target PAD yang dibebankan tahun 2019 ini untuk sektor uji kendaraan sebesar Rp 1.6 Miliar. Sedangkan, kata Ghoni, realisasi PAD sektor uji KIR hingga saat ini sudah mencapai 76 persen atau sebesar Rp 1.2 miliar. “Sisa 24 persen lagi akan kami kejar selama sisa waktu yang ada. Kami yakin pasti terkejar,” ujarnya.

Sementara itu, Hermanto (47), sopir Angkutan Umum Trayek Slawi – Kota Tegal ini mengaku senang mendapat kabar dibukanya lagi layanan Uji KIR di Kabupaten Tegal. Pasalnya, kata dia, masa berlaku Uji KIR untuk angkutannya pada Desember 2019 mendatang akan habis. Meski harus mengantri, Dia mengaku lebih baik menguji kendaraannya di Kabupaten Tegal karena jauh dan ribet apabila mengurus di Kota Tegal. “Ribet mas. Harus dapat pengantar dulu dari sini (Kabupaten Tegal), baru bisa ke Kota. Maka dari itu, lebih baik seperti ini,” kata Hermanto, warga Desa Slawi Kulon itu.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

About Author

Comments are closed.

Berita menarik lainnyaclose