Pemkab Tegal Memilih Kerja Sama dengan UPJ Bangun PLTSa

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SLAWI –Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Kabupaten Tegal tak jadi menggandeng perusahaan asing. Kini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tengah menjajaki kerjasama pembangunan PLTSa dengan Universitas Pancasila Jakarta (UPJ).

Sekretaris DLH Kabupaten Tegal, Sri Wahyuningsih mengaku, penjajakan pengembangan PLTSa dengan UPJ masih dalam tahap penyusunan Memorandum of Understanding (MoU). “Dengan pihak swasta asing tidak jadi. Kini, kami menjajakan kerjasama dengan UPJ. Dalam hal ini, UPJ sudah membuktikan proyek PLTSa-nya sudah dirasakan nyata bagi kampusnya sendiri,” jelas Wahyuningsih.

Dia menuturkan, PLTSa yang akan dikembangkan oleh akademisi dari UPJ memiliki kapasitas sebesar 30 Kwh. Untuk mendirikan fasilitas PLTSa itu, kata Wahyuningsih, pihak UPJ membutuhkan lahan seluas 1000 meter lebih. Nantinya, dalam lahan seluas itu akan dikembangkan teknologi kombinasi Biodigester dan Pirolis. “Pembangunan PLTSa mengombinasikan dua teknologi. Biodigester untuk olah sampah organik supaya menghasilkan gas metan. Sedangkan Pirolisis untuk olah sampah anorganik. Nantinya, plastik dibuat menjadi bahan bakar semacam briket.Biji plastik,” jelasnya.

Wahyuni, merincikan bahwa kerjasama ini sebagian besar biaya proyeknya diampu oleh pihak UPJ.Nominal untuk pembuatan satu (1) unit PLTSa di lahan seluas 1000 meter itu yakni sebesar Rp 1.3 Miliar.”Nanti model kerjasamanya 80-20 persen. Pemkab hanya menyediakan lahan dan 20 persen dari total anggaran pembangunan PLTSa yang dibutuhkan. Sisanya, diampu oleh pihak UPJ.Rencananya, PLTSa ini akan didirikan di TPA Penujah, Kecamatan Kedungbanteng,” pungkas dia.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

About Author

Leave A Reply

Berita menarik lainnyaclose