Pemkab Tegal Rencanakan Tiru Konsep BPK RI, Desa Akan Diberi Predikat Opini WTP

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SLAWI –Pemkab Tegal berencana meniru konsep Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI dalam laporan keuangan dengan memberikan predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Nantinya, konsep itu ditujukan bagi desa-desa yang ada di Kabupaten Tegal. Apabila keuangan dan Dana Desa (DD) dapat dikelola dengan baik, maka desa tersebut akan diberikan predikat Opini WTP.

Wacana dan rencana itu diungkapkan Bupati Tegal Umi Azizah dalam Rapat Komite Audit Kabupaten Tegal yang bertempat di Aula Inspektorat Kabupaten Tegal, Rabu (4/12/2019). Umi menuturkan, apabila rencana tersebut terwujud, maka audit keuangan dan anggaran desa akan dilakukan oleh tim dari Inspektorat Kabupaten Tegal. “Hal tersebut sebagai salah satu usaha pencegahan penyalahgunaan dalam pengelolaan anggaran desa dari sisi administrasi,” ungkap Umi.

Selain ide pemberian penilaian opini WTP bagi desa, Umi juga menyarankan kepada Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dalam melakukan evaluasi capaian program kegiatan di 281 desa yang ada di Kabupaten Tegal.”Sehingga, tidak hanya berorientasi pada serapan anggaran saja namun juga pada hasil (outcome),” sambung Umi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono menuturkan, idealnya jumlah auditor yang melaksanakan tugas pemeriksaan keuangan di 281 desa ada sebanyak 76 orang. Namun, kata Joko, kenyataan yang ada, jumlah auditor di lapangan saat ini hanya sebanyak 31 orang.

Sedangkan untuk tim Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah (P2UPD), Pemkab Tegal membutuhkan 48 orang. “Dan saat ini, kami baru tersedia 10 orang. Untuk itu, kebutuhan tersebut akan dipenuhi secara bertahap melalui formasi seleksi CPNS tahun 2019 ini dan 2020 mendatang,” papar Joko.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

About Author

Leave A Reply

Berita menarik lainnyaclose