Alun-alun Slawi Dikeluhkan Pedagang dan Pengunjung

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SLAWI –Keberadaan mainan anak-anak di Alun-alun Hanggawana Slawi mulai mendapat kritikan dari pedagang dan pengunjung. Karena yang dibutuhkan mereka bukan itu, tetapi fasilitas umum berupa pembuatan toilet di sana

Salah satu pengunjung Alun-alun Hanggawana, Heni Pujianti (35) warga Dukuhwaru, Selasa (11/2/20) mengatakan, sejak Alun-alun Hanggawana direnovasi lima tahun lalu, bangunan mandi, cuci, kakus (MCK) ikut dibongkar. Pedagang dan pengunjung memanfaatkan bangunan perkantoran untuk membuang air kecil.

“Kalau lima tahun lalu, mungkin tidak ada masalah Alun-alun Hanggawana tidak ada toilet. Karena pengunjungnya tidak begitu membludak,” katanya.

Namun untuk saat ini, tambah Heni Pujianti, sejak kepemimpinan Umi Azizah-Sabilillah Ardie membuat kebijakan baru. Alun-alun Hanggawana sebagai lokasi car free day setiap
Minggunya, pedagang dan pengunjung mulai membludak. Pembuatan toilet di sekitar Alun-alun Hanggawana Slawi dirasakan lebih dibutuhkan.

“Kami butuhnya toilet, bukan mainan anak-anak seperti yang sudah dibangun. Karena setiap Minggu, banyak pengunjung membuang air kecil di bawah pohon,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tegal Memet Said sudah sering mendapat aduan dari masyarakat soal keberadaan MCK. Persoalan ini sudah disampaikan pada Pemkab Tegal, agar di sekitar alun-alun dibuatkan MCK di dua lokasi. Namun hingga kini belum ada reaksi apapun dari pemerintah.

Terkait hal ini, pihaknya akan menyampaikan ke fraksi dan komisi untuk bersama-sama memperjuangkan keinginan masyarakat. Sehingga Alun-alun Hanggawana tidak berbau pesing, apalagi dekat dengan pusat pemerintahan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

About Author

Leave A Reply

Berita menarik lainnyaclose