Sri Mulyani Buka Suara Soal Tukin Setelah Pemerintah Menaikan Gaji PNS
Sri Mulyani Buka Suara Soal Tukin Setelah Pemerintah Menaikan Gaji PNS

slawifm.com – Setelah pemerintah memutuskan menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS), Menteri Keuangan Sri Mulyani ditanya apakah tunjangan kinerja (tukin) akan dinaikkan pada tahun berikutnya. Beberapa kementerian lembaga, kata dia, sering mengusulkan untuk menaikkan tukin juga.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam jumpa pers yang digelar di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (16/8/2023), “Kalau ada tukin juga dan dari beberapa KL yang kinerjanya bagus mereka juga biasanya mengusulkan untuk menambah tukin.”.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan menaikkan gaji pegawai negeri sebesar 8%, termasuk pensiunan, dan pegawai negeri (ASN), termasuk pegawai TNI dan Polri. Dalam pidato nota keuangan yang disampaikan saat rapat paripurna dengan DPR untuk membahas RAPBN 2024, Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan tersebut.

Total dibutuhkan Rp 52 triliun untuk membayar PNS yang terus bertambah, antara lain Rp 9,4 triliun untuk pemerintah pusat, Rp 25 triliun untuk daerah, dan Rp 9,4 triliun untuk pensiunan.

Pemerintah ingin memastikan transformasi berhasil dilaksanakan, sehingga harus terus memperkuat reformasi birokrasi guna mewujudkan birokrasi pusat dan daerah yang efektif, kompeten, profesional, dan terintegrasi.

Penting untuk melaksanakan reformasi birokrasi secara konsisten dan efisien. Berdasarkan produktivitas dan kinerja, kesejahteraan, tunjangan, dan kompensasi ASN ditingkatkan.